Translate

Tampilkan postingan dengan label Kota Palu : The Sun City. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kota Palu : The Sun City. Tampilkan semua postingan

10.1.10

Lake Lindu In Art Of Photograph

(Andrea Purpurea, taken by Basri Marzuki)


(Lore Lindu National Park)


Sumber gambar : Olympus page
"Taman Nasional Lore Lindu
Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Tengah dianggap sebagai yang kedua paling penting kawasan konservasi di Sulawesi, dan meliputi 231 000 hektar. Sebagian besar mamalia endemik Sulawesi ditemukan di taman, yang merupakan satu-satunya kawasan lindung di Sulawesi mengandung hutan monsun. Tawar danau kuno yang mencakup 3.000 hektar yang ditemukan di tengah taman.The Nature Conservancy, pemerintah dan LSM lokal telah bekerja bersama untuk menyediakan pelatihan dan meluncurkan program-program kesadaran lingkungan, dan rotan memulai bertani, kupu-kupu pertanian dan dukungan bagi pariwisata di daerah itu. Proyek-proyek ini ditujukan untuk mengurangi ancaman seperti rotan ilegal pengumpulan dan pembukaan lahan untuk pertanian. Peningkatan penegakan hukum diperlukan, bersama dengan konservasi menyebarkan manfaat bagi penduduk setempat secara lebih merata di sekitar taman." (Sumber : Wallacea)


Mengambil tema Festival Danau Lindu yang di adakan akhir tahun 2009 kemarin dan bertempat di Hall lantai 1 Mall Tatura sejak tanggal 08 hingga 10 Januari 2010, akhirnya pameran ini di adakan oleh para wartawan kota Palu dibawah naungan HBI (Hasan Baswan Institute).
Aku sangat berminat melihat pameran ini berhubung saran teman yang juga sesama pecinta fotografi selain itu danau lindu adalah sebuah taman/suaka yang dilindungi oleh pemerintah a.k. masih belum terjamah oleh tangan-tangan jahil nan usil jadi pasti banyak hal-hal yang menarik yang dapat ditangkap oleh para fotografi-fotografi handal di kota palu tercinta ini. Pastinya dong.
Oia sobat ada beberapa potret yang menarik yang sungguh menyita perhatianku, kalau gak salah hasil jepertan Akbar Safari dan Muhammad Nasrun (secara aku sukanya menikmati Lanscape dan Exposured). Ada juga karya Basri Marsuki yang dapat dilihat di atas.

Akbar Safari

Hasil jepretannya sangat orisinil (entahlah kalau ada editingnya ^_^), tapi photographer satu ini mepunyai sentuhan gaya angle dan lighting yang berbeda. saya sangat menyukai satu karyanya, Sunrise at Lake Lindu kalau gak salah. Hanya sayang berhubung medianya kecil banget kurang gede jadi gak puas mandanginnya..hehe


Anyway semoga event ini menjadikan para penyandang dana pameran fotography di palu lebih aktif lagi menelorkan event-event fotography yang lebih baik, besar dan representatives lagi. Amiin.

6.8.09

Berlibur ke Palu ? Ayo !

Semalam aku iseng-iseng search di google tentang kota palu, gak menyangka hasilnya sangat mengecewakan. Gak ada tentang panorama atau apa saja yang menarik di kota ini, yang lebih parah saat aku membuka web wikipedia yang ada kota palu terkait pengeboman tahun 2005 di Poso dan serentetan ancaman bom yang pernah ada. So sad,.

By the way, setidaknya membutuhkan waktu 55 menit jika menggunakan pesawat yang transit dari Makassar, 3 hari dua malam jika menempuh jalur darat dan laut. Jika menempuh jalur udara pilihlah waktu pagi, kota ini sangat cantik di waktu pagi. Mungkin akan ada sedikit goncangan di udara, tapi hey .ini tak akan rugi .kamu dapat menikmati jejeran gunung dari kaca jendela pesawat.
Jika sudah mendarat di kota ini, mungkin kamu akan menunggu bagasi cukup lama, berhubung semuanya dilakukan manual di sini. Jadi saranku sebaiknya jangan memasukkan barang ke bagasi. Merepotkan, lama dan tidak praktis.
Kalalu aku ke Jakarta orang tuaku selalu berpesan jika dibandara naiklah taksi blue bird, sedangkan pacar temanku andry bilang naik ekspress juga aman. Whatever, yang jelas di kota palu kamu bisa langsung ke bagian taksi dan menyebutkan tujuan. Biasanya sih sudah ada tarifnya, untuk daerah sekitar pusat kota bisanya IDR 35.000,-
Di kota ini ada beberapa hotel yang cukup representatives :

  • Swissbell hotel : Hotel ini masih baru, setahunan kalalu gak salah, daerahnya agak jauh dari bandara dan pusat kota. Tapi dekat dengan tempat rekreasi, trus viewnya menghadap pantai. Pokoknya highly recommended deh tapi kudu spend money yang cukup gede kalalu gak salah semalam IDR 600.000-an sedangkan untuk corporate sekitar IDR 450.000-an . Catat, ini sudah termasuk breakfast..
  • Rama Hotel : Hotel ini berada di pusat kota, akomodasi mudah jika kamu memilih untuk stay disini. Dekat mall, warnet, bank, atm bca dan kawasan pertokoan pokoknya daerah segitiga emas. Dan yang penting tempatnya cozy. Rating harganya berkisaran dari IDR 200.000 – 600.000- an
  • Buana hotel : Hotel ini sebenarnya tetanggaan dengan rama tapi harganya lebih terjangkau. Info dari teman paling murah untuk kamar standar IDR 150.000,-

Jika kamu sudah di hotel. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan inilah saran-saranku :

  • Jika kamu berprofesi seorang model sebaiknya jangan coba-coba untuk keluar siang hari ya sekitaran jam 11 .00 – 14.30. Atau jika memaksa, pakailah pakaian ninja lengkap ini untuk menghindari sengatan matahari. Sebagai info saja di palu terdapat 9 matahari. Panas bo !
  • Jika kamu tidak tahu kota ini sebaiknya kamu membutuhkan guide, kamu bisa tanya ke bagian hotelnya siapa tahu mereka menyediakan guide Atau jika tidak ada mungkin diriku mungkin bisa menemanimu (jika tidak sibuk ngantor) .
  • Di kota palu kendaraan umum bersifat one-way, tidak ada rute, sekali naik kamu akan di antar sampai ke tujuanmu. Jadi jangan heran jika tujuanmu dekat sekali kamu akan nyaris mengelilingi kota ini, karena biasanya supir-supir di kota ini hoby sekali membuat stress penumpangnya. Intinya selalulah mengingatkan supirnya kemana tujuanmu, tapi jangan terlalu sering juga nanti kamu bukannya sampai ke tujuan dengan selamat tapi malah sampai ke rumah sakit dengan penuh benjol dan memar-memar.

First Stop : Talise Beach

Bagi beach lover inilah tempatnya buat kamu yang punya hoby nge jetski, berenang dan nongkrong di pantai berjam-jam. Tariff ? gratis kok untuk hang-out di tempat ini. Ini tempat terbuka untuk umum. Mo dari pagi sampai besoknya gak ada yang complain paling-paling penjualnya bosan melihatmu nangkring disana sambil menatap penuh arti " Ni orang sudah mandi apa belum yah ?"

Kuliner
Di sepanjang pantai ini nyaris penuh dengan penjual-penjual makanan dadakan sampai penjual jadi-jadian
minuman dan makanan ringan ? ada
gorengan ? ada,
makanan kuah,? ada.
mau seafood ? ada.
you named it, pokoknya semuanya ada di sepanjang pantai ini.
Musik
Jika agak keujung sedikit (menuju swissbell) ada tempat kayk bangunan seadanya yang kadang2 di sulap menjadi venue konser2 musik disini biasanya sih yang main band-band indi disini dan penontonnya pada remaja-remaja yang ingin saturday night.
Bikers
Jika di bandung terkenal dengan geng motornya yang merusak, kalau di palu komunitas motornya kegiatannya positif & style abiz. Nah, biasanya mereka nangkring di pantai dengan jenis motornya masing-masing. Naksir ? pengen liat kayak gimana komunitas bikers di palu ? makanya ke palu ajah.....